PEMBELAJARAN MENULIS TEKS JURNALISTIK JENIS FAIT DIVERS DALAM PEMBELAJARAN PRODUCTION ECRITE II MELALUI METODE RECIPROCAL TEACHING

Yadi Mulyadi, Soeprapto Rakhmat

Abstract


Abstrak: Keterampilan menulis bukanlah merupakan keterampilan yang diperoleh pembelajar secara alamiah melainkan perlu dipelajari dan dibudayakan pelatihannya baik secara formal maupun informal. Untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan, diperlukan penerapan metode pengajaran yang relevan. Penelitian ini mengkaji implementasi metode reciprocal teaching dalam pembelajaran menulis teks jurnalistik jenis fait divers dalam pembelajaran Production Ecrite II. Dalam pelaksanaannya, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskripsi terarah (focused-description) sedangkan alat pengumpul datanya berupa lembar observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode reciprocal teaching telah berkontribusi dalam: (1) membantu mahasiswa untuk meningkatkan keterampilan menulis teks jurnalistik jenis fait divers, (2) meningkatkan kualitas proses pembelajaran melalui tahapan proses pembelajaran menulis teks jurnalistik yang terdiri atas 6 (enam) tahapan, yaitu tahap predicting, questioning, clarifying, visualization, summarizing, dan start writing.

Kata-kata kunci: teks jurnalistik,  fait-divers, metode reciprocal teaching

 

Abstract: Writing skills is not acquired by the learner naturally but it needs to be learned and cultivated training both formally and informally. To achieve the learning objectives that have been determined, the required application of teaching method should be relevant. This study examines the implementation of reciprocal teaching method in teaching writing journalistic texts fait divers in the course of Production Ecrite II. In practice, this study used a qualitative approach and the design used was focused-description, while the data collection instrument in the form of the learning process observation sheet. The results showed that the reciprocal teaching method has contributed to: (1) help students to improve their writing skill in writing fait divers of journalistic text, (2) increase the process and learning outcomes through the stages of the process of learning to write journalistic text consisting of 6 (six) phases, namely phase predicting, questioning, clarifying, visualization, summarizing, and start writing.

Keywords: journalistic text, fait-divers, reciprocal teaching method

Full Text:

PDF

References


Anshori, D.S. & Kurniawan, K. (2005). Bahasa Jurnalistik. Bandung. Pusat Studi Literasi.

Desmons, F, et al. (2005). Enseigner le FLE; Pratiques de classe. Paris: Belin.

Enquête : un policier a-t-il volé de la drogue ?. (2014). Diakses dari : http://www.jde.fr

Mulyadi, Y., Sopiawati,I, & Rakhmat, S. (2013). Penggunaan textes médiatiques pada laman www.jde.fr dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Compréhension Ecrite II . Laporan Penelitian. Bandung : Tidak dipublikasikan.

Myles, J.(2012). Second Language Writing and Research: The Writing Process and Error Analysis in Student Text. Diakses dari: http://www.cc.kyoto-su.ac.jp/information/tesl-ej/ej22/a1.2012.html.

Nouvelle journalistique et fait divers. (2013). Diakses dari : http://bv.alloprof.qc.ca.

Omari, H.A. & Weshah, H.A. (2010) Using the Reciprocal Teaching Method by Teachers at Jordanian Schools. European Journal of Social Sciences, 15 (1), pp.26-39.

Setiyadi, B. (2006). Metode Penelitian untuk Pengajaran Bahasa Asing; Pendekatan Kuantitatif dan Kualitatif. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Susilo, H., Chotimah, H., & Dwitasari, Y. (2008). PTK sebagai sarana pengembangan keprofesionalan guru dan calon guru. Malang: Bayumedia Publishing.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Barista telah terindeks di: